Raragita’s Weblog

tentang ‘Cinta’

Posted by: raragita on: August 7, 2008

Apa yang kau lakukan dengan kaos mantan pacarmu?

a. menggunakannya untuk menghapus air matamu saat kau menangisi perpisahanmu dengannya

b. menjadikannya sebagai kain lap atau, lebih buruk, kain pel

c. mencuci bersih dan mengembalikannya pada mantan pacarmu dalam kondisi rapi

d. dimasukkan hati-hati kedalam kotak kenangan dan menyimpannya jauh2 supaya tak terlihat lagi

Jawabanku nggak empat2nya deh, alias cuek aja, pakai terus aja. Udah hak milik sih. Hahahahaha. Tapi tergantung merk & harga kaosnya sih.

Seringkali ngelihat berita di TV, ngedenger sepintas obrolan-obrolan seputar kisah-kisah tragis di dunia ini, aku menyadari sesuatu. Betapa mengerikannya orang sedang jatuh cinta ya. Ternyata orang yang sedang jatuh cinta sama mengerikannya dengan teroris. Dan sesungguhnya betapa banyak orang yang terkena jatuh pada ‘cinta yang bukan cinta’.

Cinta itu sebenarnya apa sih? Kenapa orang bisa berbuat ini, berbuat itu demi suatu hal yang dinamakan cinta? Kenapa orang begitu ingin akan cinta dan begitu takut kehilangan cinta?

Cinta adalah…hal terindah, termanis, termengagumkan dalam hidup ini, tapi sekaligus termenyakitkan, terpahit, teregois juga. Karena cinta nggak pernah bisa diatur. Cinta datang dan pergi semaunya. Dia punya kunci untuk memasuki semua pintu hati. Dan segigih apapun pertahananmu, cinta akan masuk di saat dia ingin masuk. Ketika cinta masuk dalam hati, dia akan berbuat sesuka hatinya, dia akan menusuk-nusuk hati, dia akan menyebarkan harumnya, dia akan tinggal selama dia ingin dan akan pergi di saat dia hendak pergi. Tak satu pun mampu mengatur cinta.

Baru-baru ini, tepatnya 2 tahun yang lalu aku menyadari 3 kebutuhan mendasar manusia

1. dikasihi dan mengasihi

2. dihargai dan menghargai

3. dimiliki dan memiliki

Kenapa ‘di’ dan bukan ‘me’ terlebih dahulu. Sebab manusia adalah mahluk bodoh. Yang seringkali nggak bisa ngapa-ngapain kalau bukan karena pernah melihat, mengalami, merasakan, mendengar atau minimal membayangkan.

Jadi karena itu manusia butuh cinta, dan cinta bukan hal yang salah. Terus kenapa cinta tidak menjadi indah? Itu lagi-lagi karena manusia. Manusia sudah kehilangan bentuk cinta yang awal, yang murni, manusia sudah kehilangan cinta yang asli dari sumbernya, yang adalah Pencipta manusia. Manusia berusaha mereka-reka cinta dengan bayangan imitasi mereka tentang cinta. So? Liat aja deh dunia ini.

Jadi sekarang kita balik yok rame-rame ke sumber cinta yang asli, mata air cinta yang nggak pernah kering, Pencipta kita.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.