Posted by: raragita on: December 3, 2009
Benernya judul yang ingin kutulis adalah “Ketika jatuh cinta”, tapi lucu juga kalau judulnya diganti “Ketika cinta jatuh”…
Ketika cinta jatuh. Aku berkali-kali naksir pria, berkali-kali suka pria, berkali-kali jatuh cinta…aku menemukan jatuh cinta itu indah. Terutama saat-saat pertama kali kita jatuh hati kepada seseorang.
Moment-moment jatuh cinta membuat kita lupa pada banyak hal. Kita sering dimabukkan oleh perasaan jatuh cinta. Kita dimabukkan oleh moment saat kita melayang jatuh. Padahal di saat jatuh ada begitu banyak hal menanti kita dan tidak semuanya indah. Kita harus menghadapi kenyataan, belajar menyesuaikan diri dan belajar mempertahankan cinta.
Kadang pun ketika kita sudah memiliki pasangan, memiliki seseorang yang spesial dalam hidup kita, kita tetap menyukai sensasi “jatuh cinta”. Kita sering lupa pada cinta yang sudah kita dan pasangan kita bangun ketika tanpa sengaja kita mengalami sekali lagi jatuh cinta pada orang lain yang baru saja hadir dalam hidup kita. Dan seringkali kita membuang cinta yang sudah kita bangun demi sensasi jatuh cinta.
Bukan berarti saya membenci moment jatuh cinta. Saya pun menyukai sensasi jatuh cinta. dan jika boleh saya ingin selalu melayang dalam sensasiĀ jatuh cinta tanpa pernah menginjak bumi. Yang ingin saya katakan adalah biarkan cinta diuji dengan waktu. Biarkan waktu yang membuat cinta benar-benar matang dan bukan sekedar sensasi jatuh cinta.
Jatuh cinta…indah pada awalnya. Tapi sesungguhnya merupakan tantangan untuk membuat cinta yang kita miliki tetap seindah moment jatuh cinta. Merupakan tantangan untuk kita setiap hari jatuh cinta pada orang yang sama, yang merupakan pasangan kita.
If love will fall, I’ll choose to falling in love with same men every day…